Minggu, 22 Desember 2013

Berita politik luar negeri di era globalisasi

Berita politik luar negeri di era globalisasi - isu yang merebak mengenai negara Ukraina menjadi salah satu isu yang penting di era globalisasi ini. Bagi rakyat ukraina sekarang ini Revolusi untuk negaranya menjadi sebuah harga mati yang harus segera dilakuakan.  Salah satu tokoh  oposisi yang menyerukan revolusi adalah Tyahy bok yang mana mengungakapkan  revolusi bagi negara ukraina menjadi harga mati, hal ini uag disusul dengan adanya demontarsi yang dilakukan oleh warga secara besar besaran yang mana dalam aksi mereka tersebut berhasil merobohkan patung pendiri  Uni soviet yakni Vladimir Lenin yang berada tepat dipusat kota Kiev, Ukraina.  Hal yang pertama dituntut oleh rakyat Ukraina adalah menegenai sebuah revolusi yang harus terjadi di negarannya. namun aksi tersebut kemudian berlanjut dengan mendesak lengsernya pemimpin mereka yakni Presiden Yanukovych yang mana mereka anggapan pemerintahan yang dijalaninya korup.  

Dapatkan berita politik terhangat hanya di www.nefosnews.com




Selain itu juga, mantan pemimpin Ukraina, Yulia Tymoshenk, yang masih berada ditahanan juga mendensak para deomstrant untuk  melanjutkan aksi protesnya hingga membuat situasi Ukraina menajdi tidak stabil dan juga kacau, dengan adanya situsi tersebut mau tidak mau pemimpin negara mereka harus segera turun dari jabatannya.  Dia juga memrberikan sebuah pesan utnuk para demonstranr yang mana dirinya menyebutkan bahwa” kita beranjak  tipis dan nyaris ambruk dalam jurang diktaktor yang keji. Atau, pulang ke pangkuan komunits Eropa” yang mana ini disampaikan oleh dirinya di depan banyak para demonstrant.

Sebelumnya mereka menyebut patung Lenin menjadi sebuah symbol kekuasan Uni soviet yang di masa lalu sudah ada sejak tahun 1946 yang aman membuat para demontsrant turun kejalan di Keiv untuk ikut dalam aksi tersbeut. Point penting yang ingin disampaikan oleh para pendemontrsan melalui aksinya adalah ini menjadi sbeuah bentuk pengenadalian hak untuk mementukan nasib masa depan mereka tak ining hidup dinegara jorupsi dan tidak adak keadilan  kutipan yang langsung diambl dari ,” kata Vitaly Klitschko, pemimpin partai Aliansi Demokratik Ukraina untuk Reformasi (Udar). Dengan bersandarnya negara Ukraian kepada permerintaahn  Uni soviet berarti membuat mereka harus selalu hidup dalam penderitaan panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar